LAPORAN BUDIDAYA JAMUR TIRAM



MENGENAL USAHA BUDIDAYA JAMUR TIRAM DI DESA
BLITAR KECAMATAN PAGELARAN KABUPATEN PRINGSEWU

LAPORAN
OLEH  :
YULIZA KURNIASARI
NISN  : 9994854910

JURUSAN
MATEMATIKA DAN ILMU ALAM (MIA)




MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 PRINGSEWU
KABUPATEN PRINGSEWU
TAHUN PELAJARAN 2016/2017

MENGENAL USAHA BUDIDAYA JAMUR TIRAM DI DESA
BLITAR KECAMATAN PAGELARAN KABUPATEN PRINGSEWU

LAPORAN
Laporan Ini Disusun Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Mengikuti UAMBN dan UN Pada Madrasah Aliyah Negeri 1 Pringsewu
OLEH  :
YULIZA KURNIASARI
NISN  : 9994854910




MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 PRINGSEWU
KABUPATEN PRINGSEWU
TAHUN PELAJARAN 2016/2017


PERSETUJUAN


Judul Laporan         : Mengenal Usaha Budidaya Jamur Tiram Di Desa
  Blitar Kecamatan pagelaran kabupaten pringsewu
Nama Siswa            : Yuliza Kurniasari
NISN                     : 9994854910
Program Study        : MATEMATIKA DAN ILMU ALAM (MIA)


Laporan ini telah disetujui oleh pembimbing pada :
Hari/tanggal :


Pembimbing1                                                          Pembimbing 2


Triyanto,S.P.d.I                                             Triyanto,S.Pd.I
NIP.197206082005011005                                      NIP.197206082005011005





PENGESAHAN


1.    Tim Penguji
Ketua               : Yunizar,S.Pd.M.M
                         NIP.197606232003121001
Sekretaris         : Drs.H.Bunyana
                         NIP.196810122000031002
Anggota           :Wahyu Wigati M,S.Pd
                         NIP.197511252005012005

2.    Kepala MAN 1 Pringsewu


Drs.Nauval
NIP.196711211994031005


Disahkan pada tanggal :




PERSEMBAHAN

Laporan ini penulis persembahkan kepada :
1.    Ayahanda Zaida Jauhari dan Ibunda Yuhanis yang telah merawat, mendidik, membesarkan dan membimbing penulis sehingga terwujudnya laporan ini.
2.    Adik tercinta yang senantiasa memberi semangat dan mewujudkan penulisan laporan ini sampai selesai.















MOTTO

Sesungguhnya bukan semangat yang menjadikanmu rajin, tetapi rajinnya darimulah yang menjadikanmu bersemangat.
(Mario Teguh)


















RIWAYAT HIDUP

Penulis bernama Yuliza Kurniasari yang lahir di Lampung Selatan pada tanggal 18 Februari 1999.Penulis merupakan anak pertama dari tiga bersaudara.Anak dari pasangan Bapak Zaidan Jauhari dan Ibu Yuhanis.

RIWAYAT PENDIDIKAN
NO
NAMA
TAMAT TAHUN
SEKOLAH
TEMPAT
1.
2.
3.
4.
TK Nurul Islam
SDN Panunggangani
MTs N 1 Pesawaran
MAN 1 Pringsewu
Tanggerang
Tanggerang
Pesawaran
Pringsewu
2005
2011
2014
Masih ditempuh


Pringsewu,                        2016
Penulis


Yuliza Kurniasari
NISN.9994854910



KATA PENGANTAR


Assalamu’alaikum wr.wb.

Dengan memanjatkan puji syukur atas kehadirat Allah SWT.Karena berkat rahmat, hidayat serta inayah-Nya, akhirnya penulis dapat menyelesaikan tugas penyusunan laporan ini yang membahas tentang “Mengenal Usaha Bududaya Jamur Tiram di Desa Blitar Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu” guna melengkapi salah satu syarat mengikuti UN dan UAMBN pada Madrasah Aliyah Negeri 1 Pringsewu tahun pelajaran 2016-2017.
Pada kesempatan ini, penulis mengucapkan terimakasih kepada :
1.    Bapak Drs.Nauval selaku kepala MAN 1 Pringsewu.
2.    Bapak Triyanto,S.Pd.I selaku pembimbing 1 dan wali kelas XII  MIPA 2.
3.    Semua rekan-rekan yang telah membantu menyelesaikan laporan ini.

Penulis menyadari bahwa dalam penulisan laporan ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, kritik tan saran yang sifatnya membangun sangat penulis harapkan demi kesempurnaan laporan yang akan dating.
Semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi penulis juga bagi pembaca yang budiman.
Pringsewu,                    2016
Penulis


Yulisa Kurniasari
NISN.9994854910
DAFTAR ISI


HALAMAN JUDUL................................................................. i
HALAMAN PERSETUJUAN .................................................... ii
HALAMAN PENGESAHAN...................................................... iii
HALAMAN PERSEMBAHAN..................................................... iv
HALAMAN MOTTO................................................................ v
RIWAYAT HIDUP.................................................................. vi
KATA PENGANTAR............................................................... vii
DAFTAR ISI......................................................................... viii
DAFTAR GAMBAR................................................................. ix
BAB I PENDAHULUAN
A.   Latar Belakang Masalah............................................... 1
B.    Rumusan Masalah....................................................... 2
C.   Tujuan Penelitian........................................................ 2
D.   Kegunaan Penelitian.................................................... 2
E.    Ruang Lingkup Penelitian............................................. 3
BAB II HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN
A.   Hasil Pengamatan....................................................... 4
1.    Sejarah................................................................. 4
2.    Unsur-unsur.......................................................... 5
B.    Pembahasan............................................................... 5
BAB III KESIMPULAN DAN SARAN
A.   Kesimpulan................................................................ 8
B.    Saran........................................................................ 8
DAFTAR PUSTAKA................................................................ 9
LAMPIRAN........................................................................... 10



DAFTAR GAMBAR


1.    Gambar pembuatan media jamur               
2.    Gambar ruangan penyimpanan jamur
3.    Gambar perebusan serbuk gergaji
4.    Gambar jamur siap panen
5.    Gambar media siap tanam
























BAB I
PENDAHULUAN
A.   Latar Belakang Masalah
Pada era globalisasi ini, dimana segala sesuatu serba instan, secara tidak langsung menentukan seseorang agar mempunyai keahlian.Keahlian tersebut dapat dijadikan sebagai sumber penghasilan yang pada akhirnya dapat digunakan untuk pemenuhan kebutuhan kehidupannya.Salah satu keahlian di bidang pertanian adalah pembudidayaan jamur tiram.
Jamur tiram merupakan jamur pangan dengan ciri-ciri umum, tubuh buah berwarna putih hingga Krem dan tudungnya berbentuk setengah lingkaran mirip cangkang tiram dialam bebas, jamur tiram bisa dijumpai hamper sepanjang tahun di hutan, pegunungan dan daerah yang sejuk. Tubuh buah terlihat saling bertumpuk di permukaan batang pohon yang sudah ditebang karena jamur tiram adalah salah satu jenis jamur kayu.Untuk itu, saat ini membudidayakan jamur ini umumnya bahan yang dibuat perlu memperhatikan habitat alamnya.Media umum yang dipakai untuk membiakan jamur tiram adalah serbuk gergaji kayu yang merupakan limbah dari pengrajin kayu.

Salah seorang yang telah melakukan pembudidayaan jamur tiram adalah Bapak Endriyansyah, beliau berbudidaya jamur tiram sejak 3 tahun lalu, secara umum desa Blitar pekon Patoman Kecamatan Pagelaran memiliki iklim yang cukup dingin. Selanjutnya jamur tiram yang dibudidayakan beliau ternyata belum banyak diketahui oleh anggota masyarakat tentang budidaya dan manfaatnya.Berdasarkan alasan inilah penulis mengambil judul “Mengenal Usaha Budidaya Jamur Tiram Didesa Blitar Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu”.

B.   Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang judul, maka penulis merumuskan masalah sebagai berikut :
“Bagaimana proses pembuatan jamur tiram, serta kandungan gizi apa saja yang terdapat pada jamur tiram?”.

C.   Tujuan Penelitian
1)   Untuk mengetahui manfaat budidaya jamur tiram.
2)   Untuk mengetahui cara budidaya jamur tiram.

D.   Kegunaan Penelitian
Agar pembaca dapat mengetahui bagaimana budidaya jamur tiram dengan baik dan cara merawat sampai dengan pemanenan.
E.   Ruang Lingkup Penelitian
Penelitian dilakukan di desa Blitar Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu, pada tanggal 15 Maret 2016 pada pukul 13.20 WIB. Penelitian dilakukan dengan cara observasi yaitu pengumpulan data secara langsung di lokasi home industri Endriyansyah serta dilakukan wawancara














BAB II
HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN
A.   Hasil pengamatan
1.   Sejarah
Usaha budidaya jamur titam ini didirikan oleh Endriyansyah yang lahir di desa Blitar Kecamatan Pagelaran pada tanggal 18 Oktober 1982.Beliau mulai usaha ini sejak tahun 2013 yang pertama kali diproduksi pada bulan Februari.Awal mula berdirinya usaha budidaya jamur tiram ini adalah dengan adanya ide atau gagasan dari teman-teman bapak Endri yang merupakan pembisnis dalam budidaya jamur tiram. Kemudian, setelah pak Endri mendapatkan gagasan dari temannya akhirnya beliau mengajukan proposal ke dinas pertanian setempat dan kemudian mendapat persetujuan sehingga bisnis bisa berjalan. Dulu banyak yang membantu pak Endri untuk menjalankan usahanya akan tetapi sekarang ia sudah menjalankan usahanya sendiri karena para pekerja telah memiliki usaha masing-masing. Disamping itu juga pak Endri bekerja sebagai kepala sekolah di M.I Patoman Kecamatan Pagelaran.Kini, usaha budidaya pak Endri tetap berjalan meski tidak memiliki karyawan, namun pak Endri dibantu oleh istri dan keluarganya.Usaha ini berkembang menjadi usaha keluarga untuk bapak Endri.
2.   Unsur-unsur
Jamur atau cendawan adalah tumbuhan yang tidak mempunyai klorofil sehingga bersifat heterotrof.Jamur ada yang uniseluler dan multiseluler.Tubuhnya terdiri dari benang-benang yang disebut hifa.Hifa dapat membentuk anyaman bercabang-cabang yang disebut miselium. Reproduksi jamur, ada yang dengan cara vegetatif ada juga dengan cara generatif. Jamur menyerap zat organik dari lingkungan melalui hifa dan miseliumnya untuk memperoleh makanannya.

B.   Pembahasan
1)   Bagaimana proses pembuatan jamur tiram?
a.    Takaran membuat jamur tiram, bahan utamanya :
-      Serbuk gergaji dengan takaran 1 cat ember besar (60 ember)
-      Kapur (gimping) 10 kg.
-      Katul (dedek) 50 kg.
b.    Cara pembuatan
Tiga bahan tersebut diaduk menjadi satu, lalu dikumpulkan dan diungkap selama 3 hari 2 malam, lalu bungkus dengan plastik ukuran jamur (polibek) kemudian diopen hingga 9-10 jam.Dinginkan lalu bibitkan, tutup dengan paralon (cincin paralon) dan tutup dengan koran/kertas.Setelah itu tunggu 1 bulan untuk masa pertumbuhan atau panen.
 

2)   Kandungan gizi apasaja yang terdapat pada jamur tiram?
Jamur tiram mengandung protein yang cukup tinggi yaitu 19,35%, apabila dibandingkan dengan produk makanan pokok lainnya. Jamur tiram juga mengandung macam amino yaitu lisin, metionin, triptofan, threonin, valin, leusin, isoleusin, histidin dan fenil.72% lemak dalam jamur tiram adalah lemak tidak jenuh, sehingga aman dikonsumsi baik yang menderita kelebihan kolesterol  maupun gangguan metabolisme lipid lainnya.28% asam lemak jenuh serta adanya semacam polisakarida di dalam jamur tiram dan juga asam amino esensial jamur tiram sangat direkomendasikan untuk makanan diet sehari-hari.

3)   Dimana saja jamur tiram berkembang biak?
Jamur berkembang biak ditempat yang memiliki kondisi lingkungan dan kelembaban udara serta cahaya yang cukup. Jamur tiram tidak memerlukan cahaya matahari yang banyak. Ditempat yang lembab jamur akan tetap tumbuh. Biasanya jamur ditemukan dibawah pohon bisa juga dibawah daun lebar yang tidak terlalu banyak terkena sinar matahari.
 

4)   Mengapa memilih untuk membudidayakan jamur tiram?
Jamur sangat mudah untuk dibudidayakan tidak memerlukan tempat luas, sehingga banyak sekali usaha rumahan yang membudidayakan jamur. Dalam budidaya jamur tidak harus memiliki keahlian tapi harus dengan ketelitian dan keuletan agar jamur bisa berkembang biak.

5)   Manfaat dari budidaya jamur tiram
Jamur tiram merupakan salah satu jenis komoditi produk konsumsi yang memiliki penjualan pada pasar yang cukup luas. Dan hamper semua negara menjadikan makanan alternative konsumsi sehat termasuk Indonesia. Selain itu jamur tiram memiliki manfaat sebagai sumber pangan yang bernilai gizi tinggi, menambah pendapatan keluarga, dan dapat menjadi usaha sampingan.
Selain itu, budidaya jamur tiram tergolong mudah karena dapat memanfaatkan lahan yang tidak begitu luas seperti pekarangan rumah dan lain-lain, serta dapat menyerap tenaga kerja.

BAB III
                       KESIMPULAN DAN SARAN       
A.   Kesimpulan
Dalam laporan tentang budidaya jamur tiram ini dapat di simpulkan bahwa, budidaya jamur tiram tidaklah sulit dan tidak diperlukan keahlian khusus. Modal atau bahan-bahannya tidak terlalu banyak dan besar , mengerjakannya pun tidak menyita banyak waktu. Selain itu, jamur tiram merupakan bahan makanan bernutrisi dengan kandungan protein tinggi, kaya vitamin dan mineral, rendah lemak dan kalori.Oleh karena itu juga jamur tiram aman dikonsumsi setiap hari.

B.   Saran
Semoga dengan adanya laporan ini kita semua dapat mengerti dan memahami tentang bagaimana cara pembudidayaan jamur tiram, kandungan gizi yang terkandung didalamnya serta apasaja manfaat dan budidaya jamur tiram.




 


DAFTAR PUSTAKA

Jmaningtyas, Sri Ayu. 2013. Mandiri Biologi SMA/MA jilid I :
Erlangga Jakarta

















LAMPIRAN

Gambar pembuatan media jamur
Gambar ruangan penyimpanan jamur
Gambar perebusan serbuk gergaji

Gambar media siap tanam
Gambar jamur siap panen






No
Hati/Tanggal
Jenis Bimbingan
Paraf
Ket.
1




2




3




4





Komentar

Postingan populer dari blog ini

CANDI PRAMBANAN TEMPAT WISATA YANG BERSEJARAH DI INDONESIA

NILAI-NILAI SEJARAH CANDI PRAMBANAN DAN MANFAATNYA BAGI PELAJAR

LAPORAN PEMBUATAN GULA AREN